Teringat Mati... **Just Bryan's | Blog Putih Biru . .: Teringat Mati...
I'm reading: Teringat Mati...Tweet this!

Sebelumnya saya ingin minta maaf temen-temen karena baru bisa ngenet setelah banyak hal yang terjadi sejak sabtu kemarin tapi bukan tentang perburuan teroris oleh densus 88 karena entah kenapa aku agak kurang peduli dengan berita itu melihat yang diserbu berpuluh-puluh orang hanya 1 orang dan itupun belum tentu yang dimaksud(Noordin M.Top.)
Kembali ke ceritaku(Postingan maksudnya)..
Sebelum membahas tentang judulnya yang mungkin menurut temen-temen serem aku ingin menceritakan sedikit yang terjadi sejak kemarin.

Dimulai dari hari sabtu yang tiba-tiba aku terkapar dan terbaring dirumah dikarenakan sakit demam tinggi dan pusing. Saat itu rasanya seperti kembali ke balita atau anak-anak ketika makanpun harus disuapi dan Alhamdulillah aku punya orang tua terbaik sedunia yang dengan sabar merawatku.
Lalu hari minggunya aku sudah mendingan walaupun agak pusing dan aku sedikit memaksakan diri untuk pergi ke kampus karena ada urusan dan siangnya mampir kerumah kakek lalu sampai rumah langsung istirahat.
Dan senin paginya aku terkapar lagi, kali ini bukan karena kepala tapi kaki kananku yang kram,sakit,linu,dll tapi Alhamdulillah siangnya bisa kekampus karena ada urusan lagi.
Terakhir hari selasa kemarin, seperti biasa pagi hari aku kekampus karena ada urusan tapi tiba-tiba sekitar jam 11an ibuku menelpon dan menyuruhku pulang sambil terisak beliau bilang bahwa kakekku meninggal dan seketika itu aku pulang.
Singkat cerita itu adalah kedua kalinya keluarga terdekatku meninggal, yang pertama adalah nenekku sekitar 4 tahun lalu dan kali ini suaminya menyusul.

"Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji'un"


Alhamdulillah Alm.Kakekku meninggal dengan tenang karena sebelumnya beliau sehat-sehat saja dan tidak pernah sakit, dan keluargaku pun tidak menyangka karena dikira sedang tidur seperti biasa tapi Allah berkehendak lain kakekku dipanggil saat saat berusia 83 tahun.
Ini kedua kalinya aku melihat prosesi pemakaman dari dekat. Mulai dari mempersiapkan makam, surat-surat, perlengkapan mayat(Kafan,dll), memandikan, mengkafani, mensholati, membawa keranda mayat sampai melihat proses pemakaman dari dekat.
Dan terbersit di pikiranku..
Ketika aku nanti mati gimana ya??
Sebuah pertanyaan yang menimbulkan banyak rasa..
Takut, sedih tapi entah kenapa juga ada sedikit rasa kerinduan..
Mati..
Setiap hal yang pasti akan di alami setiap yang bernyawa..
Entah kapan waktunya, bisa lusa, besok, atau bahkan beberapa menit lagi..
Hanya Allah yang Tahu..
Yang jelas mari kita mempersiapkannya dari sekarang..
Karena ketika mati kita tidak akan membawa apa-apa melainkan hanya Amal perbuatan kitalah yang setia menemani hingga akhir..
Kejarlah dunia seakan-akan kau akan hidup seribu tahun lagi..
Kejarlah akhirat seakan-akan kau akan meninggal besok..


Silahkan Di Baca Juga



5 comments:

Rumah Impian Eros said...

innalillahi wainna ilaihi rajiun
semoga beliau diberikan tempat yang layak disisi ya mas, amiin
mas bryan sekeluarga tetep tabah ya

Berry Devanda said...

yang sabar bro....

buwel said...

makasih mas pencerahannya tentang kematian.....mantab

a-chen said...

turut berduka dengan meninggalnya sang kakek, semoga amal ibadahnya di terima...amiin

Just Bryan said...

Terima kasih semuanya...
jadi terharu..hehe

Silahkan Berkomentar

Saya sangat menghargai apapun bentuk komentarnya selama bukan SPAM dan tidak menyinggung SARA..hehehe
Bagi yang meninggalkan jejak disini mari tukeran link..

Blogilicious de Surabaya