Postingan ke-100 | Filosofi Lilin . . **Just Bryan's | Blog Putih Biru . .: Postingan ke-100 | Filosofi Lilin . .
I'm reading: Postingan ke-100 | Filosofi Lilin . .Tweet this!

Waa..gak nyangka dan gak ngerasa sudah hampir setahun saya ngeblog dan sudah mencapai postingan ke-100.
Banyak hal yang sudah terjadi di blog ini mulai ganti template sampai sempat hiatus untuk waktu yang cukup lama.
Sebenarnya ingin buat postingan tentang evaluasi dan perjalanan blog ini sampai ke postingan ke-100 tapi dipikir-pikir nanti aja saat blog putih biru ini sudah berusia setahun dan kali ini saya ingin menulis tentang Filosofi Lilin menurut saya. Sebenarnya sudah sejak lama ingin menulis tentang ini karena terinspirasi dari salah satu orang yang saya sayang saat dia berkata sederhana tentang filosofi lilin yang menurut dia "Lilin pasti akan padam seperti kehidupan manusia yang pasti nantinya akan mati" dan memang benar apa yang dia bilang tapi aku punya sudut pandang yang lain yang aku tulis dalam cerita dibawah ini.

Seorang Anak dan Lilin

Pada suatu malam di sebuah kamar yang gelap seorang anak membawa sebuah lilin
Lilin baru yang masih panjang dan berbentuk tabung seperti lilin biasanya
Lalu si anak tersebut mengambil korek dan menyalakannya
Laksana sinar matahari di pagi hari yang menerangi dunia
Secercah cahaya dari lilin itu menerangi kamar yang tadinya gelap
Lilin tersebut terus menerangi kamar dan anak itu setiap malam
Tapi setiap malam pula lilin tersebut meleleh dan semakin pendek
dan hingga akhirnya pada suatu malam lilin itupun padam
Padam karena dia telah menjadi lelehan bukan tegak dan panjang saat ia pertama kali dibawa oleh si anak tersebut
Si anak itupun hanya tersenyum saat melihat lelehan lilin yang tidak bisa menyala lagi
Si anak membawa lelehan itu dan mematah-mematahkannya, meremas-remasnya hingga hancur tapi anehnya si anak itu tetap tersenyum
Dia meletakkan pecahan lelehan lilin itu dalam sebuah tempat yang berbentuk tabung yang mirip dengan bentuk lilin itu saat masih baru
Si anak meletakkan tempat itu diatas bara api yang sangat panas
Lalu apa yang terjadi??
Pecahan lelehan tadi ternyata semakin lama semakin meleleh dan menjadi cair
Cair dan memenuhi tempat berbentuk tabung tadi dan kembali si anak tadi tersenyum
Setelah lelehan lilin tadi mencair seluruhnya si anak mengambil seutas tali kecil yang mirip sumbu lilin dan menaruhnya diatas lelehan lilin yang masih cair tadi
Lalu si anak meletakkan tempat tadi seakan ingin mendinginkannya
Dan tebak apa yang terjadi??
Lelehan lilin yang tadi cair perlahan mulai mengeras dan saat dikeluarkan dari tempat tadi lelehan lilin yang tadinya tidak berbentuk kembali menjadi lilin yang berdiri dengan tegapnya
Dan si anak mengambil korek dan lilin itu kembali menyala...

Lilin memang akan padam tapi dia bisa menyala lagi dan menerangi
Seperti yang dilakukan si anak tadi dengan memanaskannya dan membentuknya lagi

**Filosofi lilin(Menurutku)
"Lilin tak pernah padam, dia hanya redup sejenak menunggu untuk dinyalakan lagi.."

Sepertinya halnya cinta..
Memang ada kalanya tersakiti karenanya
Merasa benci dan tak ingin merasakannya lagi
Tapi cinta takkan pernah padam
Dia hanya redup sejenak
menunggu untuk kembali dinyalakan



Silahkan Di Baca Juga



5 comments:

Berry Devanda said...

lilin bersedia hancurkan dirinya agar sekelilingnya dapat diterangi....
good job...
moga postingannya selanjutnya bisa selalu menginspirasi...
salam bro...

rusli zainal sang visioner | eros said...

wah sudah setahun yaks. kapan nie selamatan blog hehehe. kasian blog'e ditinggal mulu sama empunya nih. gak setia blas kek lilin hehehe

ichaelmago said...

waaahh udah setaun! udah 100 postingan juga! selamaaat yaaa. jangan bosen-bosen ngeblog :D

Iklan Gratis said...

itu seperti di daun ulang ya mas, wah anak kecil yang pandai ya. hehe..
tapi manusia yang sudah mati juga menunggu buat dibangkitkan kembali di hari akhir nanti. buat dimintai pertanggungjawabannya atas perbuatannya dibumi yang baik atau buruk?
selamat ya postnya udah yang ke 100,
Iklan Gratis

Phuad said...

eaa...blogQ bru lahir,awkmu ket ultah..
haha :D

Silahkan Berkomentar

Saya sangat menghargai apapun bentuk komentarnya selama bukan SPAM dan tidak menyinggung SARA..hehehe
Bagi yang meninggalkan jejak disini mari tukeran link..

Blogilicious de Surabaya