Showing posts with label wacana. Show all posts
Showing posts with label wacana. Show all posts
I'm reading: Ingin ku tertawa, NegerikuTweet this!

Ingin rasanya ku tertawa melihat negeriku ini.
yang tak henti-hentinya memelihara tirani..
Pembunuhan masal pemikiran,
pengerdilan rakyat kecil, pemerkosaan media..
Rumah bagi para tikus yang memakan uang rakyat..
Yang sudah berkembang biak dari selokan sampai puncak istana..
Para pesilat lidahpun dengan pandai memutarbalikan fakta..
Atau memperkosa media dengan mencaci saudaranya sendiri..
Rakyatpun silau dan dibuat lupa dengan berbagai tipuan yang seakan-akan membuatnya sejahtera..
Silau dengan hingar bingar media dan perayaan dunia..
Semoga kebaikan yang ada tidak terkontaminasi dan berani menumpas tirani.
Karena akupun ikut terjebak dalam permainan ini,
di labirin pemikiranku sendiri..
Dan hanya bisa tertawa melihat negeriku ini dengan berurai air mata..


Kasus century, Mafia hukum dan perpajakan, Polri dan Susno, Dana Aspirasi DPR, dkkl(dan kasus kasus lain) yang semuanya belum selesai....
Peterporn, Piala Dunia yang sedang booming...
Bagaimana menurut anda??

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Hujan Uang di SenayanTweet this!

Inilah Bukti DPR Tak Pakai Akal Sehat
JAKARTA, KOMPAS.com — Reputasi DPR yang sudah anjlok gara-gara semakin banyak saja anggotanya yang tersandung kasus suap atau korupsi, kini diperparah dengan tuntutan soal dana aspirasi Rp 15 miliar per anggota.

Padahal, lembaga representasi rakyat itu sudah menguras banyak sekali uang sejak mereka dilantik pada September 2009. Inilah daftar sebagian kecil dari "hujan uang" di Senayan, sebagaimana dicatat oleh LSM Transparency International Indonesia.

1. Dana pelantikan anggota DPR = Rp 28,5 miliar
2. Renovasi rumah anggota DPR di Kalibata = Rp 300 miliar
3. Uang akomodasi sebelum proses renovasi selesai = Rp 15 juta per orang dikali 560 orang sampai Juli 2010 = Rp 84 miliar
4. Pengadaan 687 komputer seharga Rp 16 juta per unit = Rp 11 miliar
5. Bantuan untuk semua partai politik = Rp 8,6 milliar
6. Gaji dan tunjangan anggota DPR sebesar Rp 55,4 juta dikali 560 orang. Itu belum termasuk gaji ke-13, uang legislasi, uang rapat, uang transpor, uang perjalanan dinas dalam negeri dan luar negeri, fasilitas kredit kendaraan, honor asisten dan tenaga ahli serta fasilitas penunjang lainnya, seperti laptop, internet, hotel bintang lima, kupon bensin, dan kupon bebas tol yang seluruhnya Rp 31 miliar

Itu baru yang terpantau saja. Sedangkan berikut ini anggaran yang sudah disetujui, tapi belum dikeluarkan:

1. Renovasi gedung DPR yang katanya miring = Rp 1,2 triliun
2. Dana aspirasi per orang Rp 15 milliar dikali 560 orang = Rp 8,4 triliun

Dana aspirasi Rp 8,4 triliun itu akan dibagikan berdasarkan jumlah kursi masing-masing partai, seperti ini:
1. Partai Demokrat 150 kursi = Rp 2,250 triliun
2. Partai Golkar 107 kursi = Rp 1,605 triliun
3. PDI Perjuangan 95 kursi = Rp 1,425 triliun
4. PKS 57 kursi = Rp 855 miliar
5. PAN 43 kursi = Rp 645 miliar
6. PPP 37 kursi = Rp 555 miliar
7. PKB 27 kursi = Rp 405 miliar
8. Gerindra 26 kursi = Rp 390 miliar
9. Hanura 18 kursi = Rp 270 miliar

Karena itulah, menurut Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia Teten Masduki, sangat tidak masuk akal apabila DPR meminta dana aspirasi Rp 15 milliar itu dikabulkan.

"Mereka tidak menggunakan akal sehatnya," ujar Teten Masduki saat keterangan pers di kantornya, Jalan Senayan Bawah, Jakarta, Senin (7/6/2010). (Willy Widianto)

Sedikit tambahan dari saya..
Apakah masih percaya dengan DPR(Dewan Penguras uang Rakyat)??!!

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Kekuasaan yang MemiskinkanTweet this!

Satu lagi tulisan yang bagus menurut saya sangat bagus dan sesuai dengan kondisi Indonesia sekarang..
derita rakyat
Oleh Umbu TW Pariangu, Mahasiswa Pascasarjana Fisipol UGM, Yogyakarta


Kepakan sayap garuda rapuh. Dia limbung tak lagi seheroik saat Soekarno dengan dada berminyak berteriak 'ganyang Malaysia' atau 'go to hell with your aid' kepada Amerika. Kini Garuda Indonesia terbang rendah lalu tersesat dalam sarang penyamun Robin Hood Community. Komunitas penyamun uang rakyat untuk, katanya, membebaskan rakyat dari kemiskinan dengan maestro pembangunan ekonominya. Saat Orde Baru, Soeharto bak pahlawan memberikan gaji rendah pada pegawai tapi memberi kesempatan mencari sabetan di proyek-proyek dengan sistem sekondusif mungkin untuk korup sehingga rakyat tak menggonggong penguasa yang korup (Rosidi, 2009).

Rezim perburuan ekonomi pun memperoleh jalan tolnya lewat represif sistem disertai korupsi, konglomerasi hitam. Selama 32 tahun pula etalase ketamakan elite menyeruak hingga mencetak 25% orang kaya baru yang melebihi rata-rata orang kaya Malaysia, bahkan masuk dalam jajaran terkaya dunia (Suharto, 2008). Mereka muncul di sela-sela ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang menjadi-jadi. Sejak krisis tahun 1999, angka kemiskinan terus menukik menjadi 37,17 juta jiwa, bahkan kini menjadi 40 juta jiwa. Namun para penggarong uang negara tetap saja lebih merasa 'pahlawan' daripada misalnya, 600 ribu-700 ribu pahlawan devisa yang diperlakukan laksana 'babu' di negeri orang.

Sayap-sayap garuda patah karena perilaku birokrat, politisi, makelar, para 'benteng hukum' yang menggelapkan uang jutaan rakyat kumuh yang terpuruk. Survei Barometer Korupsi Global Transparency International Indonesia (2009) menempatkan DPR sebagai jawara korup (skor 4,4), urutan ke-2 ditempati institusi peradilan (skor 4,1), serta parpol dan pegawai publik di urutan ke-3 (skor 4,0). Kalau survei ini dibuat awal tahun 2010, mungkin posisinya berubah karena konstelasi korupsi memperlihatkan tren yang 'kompetitif'. Kasus mafia perpajakan saat ini yang melibatkan polisi, jaksa, advokat, maupun hakim bisa menyodok institusi peradilan di undakan terkorup.

Sayang, 'kompetisi' destruktif itu cuma membuntal negeri ini menjadi ladang pembantaian sistemik dan struktural bagi kaum akar rumput nan 'lancut'. Rasanya bak denyutan luka, saat para elite sibuk-mengejar--korupsi, saudara kita di NTT justru meradang kelaparan dan gizi buruk. Sebagai korban 'darwinisme' pembangunan, mereka mengemis 'kehidupan' di hutan-hutan sambil menggali umbi, pengganjal perut laparnya. Sementara para elite leluasa menikmati mewahnya kehidupan dari pajak rakyat (Rp10 triliun pajak dikorupsi per tahun) yang digelapkan (tax shelter); dari angin surga keadilan yang mudah dibeli; dari menu kebijakan prokapitalis yang mengangsur kematian usaha rakyat pedagang kaki lima, buruh, petani dan nelayan.

Contoh, dari 2 juta nelayan, 60% dari nelayan di desa berpendapatan di bawah kebutuhan minimal; 80% hanyalah buruh tangkap berpendapatan rendah; 32 juta petani Indonesia adalah buruh tani, 90 juta jiwa petani subsisten yang jika menguasai 0,36 hektare pun tak cukup untuk makan keluarga. Petani mengalami pemiskinan lima kali lipat karena minimnya infrastruktur pertanian, besarnya bunga pinjaman bank yang harus dilunasi petani. Jika petani begitu sulitnya memperoleh kredit guna memenuhi kebutuhan pangan rakyat senilai Rp258,2 triliun (Kompas, 26/4/2010), bank sekecil Century-–yang notabene bank gagal--begitu mudah ditalangi pemerintah triliunan rupiah. Petani kita pun makin buntung dengan aturan penyerahan sepenuhnya usaha budi daya pangan ke swasta lewat PP No 18/2010 yang memunculkan potensi negara luar berdaulat atas pangan kita. Sepertinya kian hari, pemerintah cuma dipilih dan dipercayakan dalam sistem kekuasaan yang menyengsarakan rakyat.

Kita lalu bertanya kenapa di saat kita dijuluki kampiun demokrasi, justru kebijakan pemerintah malah selalu menindas rakyatnya? Kenapa NTT, NTB, Papua terus digulung kemiskinan meski otonomi sudah berjalan satu dasawarsa lebih.

Akira Lida dalam Paradigm Theory and Policy Making (2004) pernah mengingatkan, kebijakan publik di negara berkembang selalu merupakan konflik kepentingan global dan domestik. Kita dipaksa hidup dalam water world seperti yang digambarkan Kevin Costner dalam filmnya, di mana negara kita selalu-beradaptasi menurut sifat air--mengalir ke derajat harga diri terendah sebagai bangsa yang mudah didikte pihak lain meski Muhammad Hatta dulu mengingatkan, democratie zonder wijsh eid een ramp voor on sallen (demokrasi tanpa kebijaksanaan adalah bencana bagi kita). Kebijaksanaan sebagai negara yang bisa menentukan kedaulatan domestiknya sendiri tanpa harus terus mengemis makan siang gratis kepada rezim kapitalis.

Pola seperti ini mengalir juga ke daerah-daerah. Banyak kasus, bukannya good governance yang terlihat, melainkan poor governance, sebuah tata pemerintahan buruk yang hanya memunculkan aneka deviasi kebijakan lokal serta pemekaran korupsi (meng-KKN-kan daerah dan mendaerahkan KKN) sehingga kantong-kantong kemiskinan terus bermunculan. Jahatnya, menurut teori fungsional kemiskinannya Zastrow (2000:140), ada semacam pembiaran kemiskinan oleh elite (lokal). Misalnya, rakyat dibuat miskin agar: 1) mereka bisa dipekerjakan dengan upah rendah, 2) menjadi momentum menaikkan citra politisi/kaum kaya lewat kedermawanannya membantu orang yang miskin, 3) menjadi simbol perlawanan bagi kelompok politik tertentu untuk dimobilisasi sebagai pemilih kelompok politik lain. Itu sebabnya kemiskinan erat kaitannya dengan politik rekayasa penguasa.

Kelaparan, kemiskinan tak mungkin tereliminasi dari masyarakat jika kewenangan yang dimiliki pemimpin tak mampu diterjemahkan sebagai kebijakan yang ramah dan membela rakyat kecil. Pemerintah pusat sibuk membuka keran pemekaran daerah tanpa melihat jeli kepentingan pragmatis yang bercokol dengan energi korupsi elitenya yang sudah mendarah. Banyak daerah di mana pemerintahnya sibuk ria menjadi pengusaha, sebaliknya pengusaha asyik mengurus kekuasaan. Itu sebabnya Gaventa (2005) dalam risetnya mengatakan desentralisasi dan pemekaran pada akhirnya cuma menguntungkan penguasa lokal, bukan rakyat.

Sumber:
http://www.forumbebas.com/post-1412825.html#pid1412825
http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150199863700171&id=271484204026

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Banggalah dengan Negeri kita, IndonesiaTweet this!

http://justbryan.blogspot.com/2010/01/banggalah-dengan-negeri-kita-indonesia.html
Banyak mungkin bangsa diluar sana yang tidak benar-benar mengenal kita dan meremehkan negeri kita. Atau mungkin justru sebaliknya, ada bangsa di luar sana yang lebih bangga dengan negeri kita daripada kita. Sadarkah kita, bahwa negeri kita mempunyai banyak kelebihan, terlepas dari berbagai kekurangan atau permasalahan yang terjadi dan sering terekspose media.

Batik
Salah satu budaya Indonesia yang beberapa saat lalu sudah diakui oleh Dunia dan merupakan bahasa yang digunakan untuk kain bermotif.

Trans Studio Makassar Theme Park

Masih Simpang Siur, Ada Yang Mengatakan Theme Park Yang Terletak Di Makasar Sulawesi, Ini Akan Menjadi Theme Park Indoor Terbesar Di Dunia. Padahal Di Amerika Serikat Ada Theme Park Indoor Paling Besar Yang Luas Nya Seperti Sebuah Kota Kecil. Yang Pasti Ini Akan Menjadi Yang Terbesar Di Asia. Separuh Pembangunan Telah Selesai 2009 Ini, Dan Masih Berlanjut Hingga 2010. Konsep Theme Park Ini Seperti Universal Studio Yang Benar2 Terdesign baik, Tidak Seperti Dufan Yang Asal Caplok.

Menara Jakarta
Akan Menjadi Menara (Bukan Gedung) Tertinggi di Indonesia, Sekaligus Di Dunia (Bukan Gedung Loh, Tapi Menara) Mengalahkan Menara Tertinggi Di Dunia Saat Ini, Menara Toronto.Menara Yang Sempat Akan Di Bangun Pada Jaman Orde Baru, Sempat Terhenti Akibat Krisis Moneter. Dan Skrg Sedang Dilanjutkan Pembangunan nya. Ketika Selesai, Akan Menjadi Menara Tertinggi Di Dunia, Function Hall, Tempat Ibadah, Dan Ikon Baru Indonesia

Menara2 Tertinggi di Dunia

Dari Kiri ke Kanan: Menara Malaysia, Menara Shanghai Pearl, Menara Toronto, Menara Jakarta. Terletak di kemayoran

St Moritz

Akan Menjadi Superblock Dengan Apartment, Mall, Sekolah International, Rumah Sakit International, dll. Terdapat Gedung Tertinggi Di Indonesia Pada Saat Selesai Nanti nya. Terletak Di Area Puri Indah, Jakarta Barat

Perpustakaan Universitas Indonesia

Akan Menjadi Salah Satu Perpustakaan Terbesar di Asia, Bahkan Di Dunia

Jembatan Suramadu
Masuk 10 Besar Jembatan Terpanjang Di Dunia. Sayang Saya Malu Melihat Warga Sekitar Yang Mencuri Mur, Baut, Lampu2 di Sekitar Jembatan. Padahal Baru Saja Di Resmikan

Jembatan Selat Sunda
Akan Menjadi Jembatan Terpanjang ke 3 Di Dunia, yang Akan Di Lintasi Kereta Api

Regata Apartment
Terletak di Pantai Mutiara...Didesign Oleh Arsitektur Pencipta Burj Al'arab, Hotel Bintang 6 Di Dubai Yang Merupakan Salah Satu Hotel Termahal Di Dunia. Apartment Ini Masih Dalam Tahap Pembangunan. 3 Menara nya Sudah di Bangun.

The Peak Apartment

The Tallest Twin Apartment in the World! Memang Sekeliling Apartment Ini Terdapat Rumah2 Kumuh.

Bali, Best Island in the World

Mengalahkan the Galapagos in Ecuador, Cape Breton in Canada, Kauai in Hawaii, Mount Desert in the United States, Maui in Hawaii, the Aeolian in Greece, the Maldives, Big and Vancouver. Menurut Majalah Travel And Leisure Amerika

Borobudur

Ini Merupakan WORLD's BIGGEST BUDDIST TEMPLE. Terletak di Jawa Tengah dan Dianggap Sebagai Situs Kebudayaan Dunia Oleh UNESCO. Dibangun Sekitar Tahun 800 Setelah Masehi. Kalau Saat SD Kita Sering Diajarkan Bahwa Borobudur Merupakan Salah Satu Keajaiban Dunia, Itu Merupakan KesalahPahaman. Karena Tidak Ada Bukti Yang mengarah Kesana. (CMIIW)

Garuda Wisnu Kencana
AKan Menjadi Patung Tertinggi Di Dunia Pada Saat Selesai Pembuatan Keseluruhannya, Mengalahkan Patung Liberti Di Amerika. Patung Ini Terletak Di Bali.

Kanguru Pohon Mantel Emas

binatang kanguru yg di perkirakan sudah punah, di temukan kembali di papua

Komodo Dragon
Satu Dari Sekian Binatang Purba yg Masih Hidup Di Dunia. Di Calonkan Menjadi Salah Satu Keajaiban Dunia.

Situs Sangiran

Tempat Ditemukan Fossil Manusia Purba Pertama Di Dunia "Pithecanthropus erectus" di Pulau Jawa. Tahun 1996 Diresmikan Oleh UNESCO, sebagai Situs Kebudayaan Dunia

- Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).

Dan masih banyak lagi lainnya..

Walaupun banyak permasalahan yang terjadi di negeri ini, bukan jadi alasan bagi kita untuk tidak bangga dengan Negeri Kita. Justru dengan memupuk rasa bangga, itu akan menjadi alasan bagi kita untuk berbuat lebih baik untuk Negeri kita dan membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

"Dan ketika suatu bangsa tidak memiliki rasa bangga dan cinta terhadap Tanah Airnya sendiri maka saat itulah awal kehancuran bangsa dan negara itu."


Diadaptasi dari:
http://www.forumbebas.com/showthread.php?tid=100173


baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Retorika lagi??: "Perayaan" Hari Anti KorupsiTweet this!

Saya rasa sudah banyak media yang memberitakan terkait ini. Mulai dari rencana aksi besar-besaran, Pidato Bpk Presiden yang menimbulkan pro kontra, dan barusan beliau kembali berpidato dengan topik yang sama tapi sekilas menurut saya untuk sedikit "menenangkan" masyarakat. Misal: dengan memberitahukan prestasi pemerintahan terkait korupsi di Indonesia, mulai dari Peningkatan IPK menjadi 2,8(Padahal IPK saya lebih dari 3) sampai berapa milyar/trilyunan rupiah berhasi diselamatkan(Walaupun dana bank Century lebih besar dari itu).
Saya juga berpikir jika memang besok ada aksi besar-besaran untuk "Merayakan" hari anti korupsi, akankah membawa perubahan yang signifikan??Ato hanya menjadi sebuah retorika??Entahlah..
Kalau menurut saya, aksi memang perlu tapi perlu juga membenahi moral yang dimulai dari diri sendiri karena pada dasarnya korupsi adalah "menempatkan sesuatu yang tidak pada tempatnya", menempatkan uang rakyat ke kantong pribadi atau yang sederhana dan biasa dilakukan pelajar menempatkan tugas yang seharusnya di rumah di sekolah/kampus.
Mari dalam "Perayaan" Hari Anti Korupsi ini kita memulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang untuk sama-sama Menempatkan sesuatu pada tempatnya.

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Untuk Mahasiswa jilid 2Tweet this!

"Ketika sastrawan dikenal karena goresan penanya
Ketika ksatria dikenal karena kuda dan pedangnya
Ketika seniman dikenal karena karya seninya
Maka MAHASISWA dikenal karena SEMANGAT dan IDEALISMEnya"


Kata-kata yang aku dapat dari seseorang dengan mungkin sedikit perubahan karena aku lupa-lupa ingat..hehe
Seharusnya mahasiswa seperti yang ditulis di kalimat terakhir dikenal karena semangat dan idealismenya..
Semangat dan idealisme yang seperti apa??
Kalau menurutku seperti yang tersirat di postinganku sebelumnya : Untuk Mahasiswa dan aku rasa teman-teman sudah bisa menyimpulkan sendiri.
Tapi mungkin yang terlihat sekarang malah sebaliknya,
Mahasiswa lebih dikenal karena Hedonisme-nya
Mahasiswa lebih dikenal karena Suka demo dan anarki
Mahasiswa lebih dikenal karena pergaulan bebasnya
dan hal-hal lain yang tidak mencerminkan mahasiswa.
Kenapa itu bisa terjadi??
Menurutku ada beberapa hal penyebabnya.
1. Karena MEDIA
-Sebut saja Sinetron dan film-film kebanyakan yang hampir selalu menggambarkan kehidupan mahasiswa yang seperti itulah
-Pemberitaan yang seringkali menyudutkan, ketika ada kerusuhan karena aksi mahasiswa pasti yang tampak adalah mahasiswa yang anarki padahal pasti ada hal dibalik itu, misal: Oknum diluar mahasiswa yang memicu hal itu.
2. Karena semakin dibatasi ruang gerak mahasiswa
-Sebut saja lagi model NKK/BKK model baru yang semakin marak.Apa itu NKK/BKK??Intinya adalah pengembalian fungsi mahasiswa hanya untuk kuliah(Bahasaku, baca: Pengekangan) atau pengalihan kegiatan mahasiswa hanya ke bersifat minat dan bakat(Bahasaku, baca:kamuflase)
3. Karena berada di Zona Nyaman
-Dan yang terakhir menurutku karena Mahasiswa-nya sendiri yang lebih suka berada di zona nyaman dan kondisi-kondisi saat ini.(Kupu-kupu : Kuliah Pulang, atau Kuliah-Jalan jalan)

Pendapat dan tulisanku hanya sampai ini saja, yang kudapat sampai sekarang aku menjadi mahasiswa dan bertemu mahasiswa-mahasiswa yang hebat..

Mahasiswa..
Golongan Minoritas karena kurang dari 3 persen rakyat indonesia yang bergelar mahasiswa, golongan yang menjadi investasi rakyat karena sebagian besar biaya kuliah adalah dari rakyat..
Golongan yang memegang Peran dan fungsi yang besar dan nantinya menentukan nasib suatu bangsa kedepannya..


baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Untuk MahasiswaTweet this!

SUMPAH MAHASISWA
Kami... Mahasiswa Mahasiswi Indonesia Bersumpah
Bertanah air satu.. Tanah air TANPA PENINDASAN

Kami... Mahasiswa Mahasiswi Indonesia Bersumpah
Berbangsa satu... Bangsa yang GANDRUNG akan KEADILAN

Kami... Mahasiswa Mahasiswi Indonesia Bersumpah
Berbahasa satu... BAHASA KEBENARAN


Peran dan Fungsi Mahasiswa
1.Social Control
2.Moral Force
3.Agent of Change
4.Iron Stock

Beberapa lagu perjuangan

Totalitas Perjuangan

Kepada Para Mahasiswa...
Yang Merindukan Kejayaan...
Kepada Rakyat Yang Kebingungan...
Di Persimpangan Jalan...

Kepada Pewaris Peradaban...
Yang Telah Menggoreskan...
Sebuah Catatan Kebanggaan...
Dilembar Sejarah Manusia...

Wahai Kalian Yang Rindu Kemenangan...
Wahai Kalian Yang Turun Kejalan...
Demi Mempersembahkan Jiwa Dan Raga...
Untuk Negeri Tercinta...


Darah Juang


Disini Negeri Kami...
Tempat Padi Terhampar...
Samuderanya Kaya Raya...
Tanah Kami Subur Tuan...

Di Negeri Permai Ini...
Berjuta Rakyat Bersimbah Luka...
Anak Kurus Tak Sekolah...
Pemuda Desa Tak Kerja...


Mereka Dirampas Haknya...
Tergusur dan Lapar...
Bunda Relakan Darah Juang Kami...
Untuk Membebaskan Rakyat...


Buruh Tani


Buruh Tani Mahasiswa Rakyat Miskin Kota...
Bersatu Padu Rebut Demokrasi...
Gegap Gempita Dalam Satu Suara...
Demi tugas suci yang mulia...

Hari-hari Esok Adalah Milik Kita...
Terciptanya Masyarakat sejahtera...
Terbentuknya Tatanan Masyarakat...
Indonesia Baru Tanpa ORBA...

Marilah Kawan Mari Kita kabarkan...
Ditangan Kita Tergenggam Arah Bangsa...
Marilah Kawan Mari Kita Nyanyikan...
Sebuah Lagu Tentang Pembebasan...

Di Bawah Kuasa Tirani...
Kususuri Garis Jalan Ini...
Berjuta Kali Turun Aksi...
Bagiku satu Langkah Pasti...

"Memperingati SUMPAH PEMUDA, 28 Oktober 1928
Dan salah satu bagian dari pemuda : MAHASISWA"


baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Ketika ALLAH Berkata TidakTweet this!

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah ambillah kesombonganku dariku."

Allah berkata,
"Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."

Allah berkata,
"Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku kesabaran."

Allah berkata,
"Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam menghadapi cobaan tidak
diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku kebahagiaan."

Allah berkata,
"Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung kepadamu sendiri untuk
menghargai keberkahan itu."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan."

Allah berkata,
"Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada
Ku."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah beri aku segala hal yang menjadikan hidup ini nikmat."

Allah berkata,
"Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."

Ketika manusia berdo'a,
"Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain, sebesar cintaMu padaku.

Allah berkata...
"Akhirnya kau mengerti ...!"


Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah payah
memanjatkan doa,
meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah
kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali
orang lain dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.

Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan,
tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.

Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai,
berakhir dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah berganti
pasangan.

Kita menginginkan harta yang berkecukupan,
namun kebutuhanlah yang terus meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang demam dan
pilek, lalu kita melihat tukang es.
Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es
dapat mengobati rasa demam (maklum anak kecil).

Lalu kita meminta pada orang tua kita (seperti kita berdoa memohon pada
Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu
lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita.
Tentu dengan segala dalih kita tidak dibelikan es.
Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu baru boleh minum es yang lezat
itu.

Begitu pula dengan Allah, segala yang kita minta Allah tahu apa yang
paling baik bagi kita.

Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya.
Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.

Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan
terus berdoa.


Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum..wr..wb

"Sebuah note yang ada di komputerku yang entah dulu aku copy dari siapa..."

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Tips Bergaul...Tweet this!

Sudah lama saya tidak update Blog Putih Biru ini, bukan karena sibuk baik puasa, kegiatan atau kuliah tapi sebaliknya sibuk tidur dirumah karena sedang diberi ujian oleh Allah berupa sakit walaupun sebenarnya saya sendiri yang bandel karena terlalu memaksakan diri dan setelah parah baru ke dokter. Alhasil dalam 6 hari puasa pertama ini saya sudah bolong 4 hari dan Tarawih saya bolong 1 hari(Astaghfirullah....semoga tidak terulang..Amin).
Bagaimana dengan puasa dan tarawih temen-temen??Saya harap lancar-lancar saja..

Selanjutnya ada sedikit tips untuk bergaul, semoga dapat bermanfaat terutama dalam menjalani Ibadah puasa kedepan yang masih cukup lama..

Intinya ada 3, yaitu:
1. Jadilah orang yang aman bagi orang lain
2. Jadilah orang yang menyenangkan bagi orang lain
3. Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain

Berikut detailnya, selamat membaca dan sekali lagi semoga bermanfaat...

TIPS BERGAUL
1. Jadilah orang yang aman bagi orang lain
Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang
lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw.
bersabda, "Muslim yang terbaik adalah muslim yang
muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan
dan tangannya." (HR. Bukhari)

a. Hindari penghinaan
Apapun yang bersifat merendahkan, ejekan, penghinaan
dalam bentuk apapun terhadap seseorang, baik tentang
kepribadian, bentuk tubuh, dan sebagainya, jangan
pernah dilakukan, karena tak ada masalah yang selesai
dengan penghinaan, mencela, merendahkan, yang ada
adalah perasaan sakit hati serta rasa dendam.

b. Hindari ikut campur urusan pribadi
Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang
tidak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yang
kita maklumi setiap orang punya urusan pribadi yang
sangat sensitif, yang bila terusik niscaya akan
menimbulkan kemarahan.

c. Hindari memotong pembicaraan
Sungguh dongkol bila kita sedang berbicara kemudian
tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda halnya bila
uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dengan cara yag
arif, niscaya kita pun berkecenderungan menghargainya
bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita
untuk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dengan
cara yang terbak pada waktu yang tepat.

d. Hindari membandingkan
Jangan pernah dengan sengaja membandingkan jasa,
kebaikan, penampilan, harta, kedudukan seseorang
sehingga yang mendengarnya merasa dirinya tidak
berharga, rendah atau merasa terhina.

e. Jangan membela musuhnya, mencaci kawannya
Membela musuh maka dianggap bergabung dengan musuhnya,
begitu pula mencaci kawannya berarti memusuhi dirinya.
Bersikaplah yang netral, sepanjang diri kita
menginginkan kebaikan bagi semua pihak, dan sadar
bahwa untuk berubah harus siap menjalani proses dan
tahapan.

f. Hindari merusak kebahagiannya
Bila seseorang sedang berbahagia, janganlah melakukan
tindakan yang akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada
seseorang yang merasa beruntung mendapatkan hadiah
dari luar negeri, padahal kita tauh persis bahwa
barang tersebut buatan dalam negeri, maka kita tak
perlu menyampaikannya, biarlah dia berbahagia
mendapatkan oleh-oleh tersebut.

g. Jangan mengungkit masa lalu
Apalagi jika yang diungkit adalah kesalahan, aib atau
kekurangan yang sedang berusaha ditutupi. Ingatlah
bahwa setiap orang memiliki kesalahan yang sangat
ingin disembunyikannya, termasuk diri kita, maka
jangan pernah usil untuk mengungkit dan
membeberkannya, hal seperti ini sama denga mengajak
bermusuhan.

h. Jangan mengambil haknya
Jangan pernah terpikir untuk menikmati hak orang lain,
setiap gangguan terhadap hak seseorang akan
menimbulkan rasa tidak suka dan perlawanan yang tentu
akan merusak hubungan.. Sepatutnya kita harus belajar
menikmati hak kita, agar bermanfaat dan menjadi bahan
kebahagiaan orang lain.

i. Hati-hati dengan kemarahan
Bila anda marah, maka waspadalah karenan kemarahan
yang tak terkendali biasanya menghasilkan kata dan
perilaku yang keji, yang sangat melukai, dan tentu
perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di
lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih
mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah
sungkan untuk meminta maaf andai kata ucaan dirasakan
berlebihan.

j. Jangan menertawakannya
Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang
adalah karena kekurangannnya, baik sikap, penampilan,
bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya, dan ingatlah
bahwa tertawa yang tidak pada tempatnya serta
berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.

k. Hati-hati dengan penampilan, bau badan dan bau
mulut
Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan,
bau badan atau mulut kita, karena penampilan atau bau
badan yang tidak segar akan membuat orang lain merasa
terusik kenyamanannya, dan cenderung ingin menghindari
kita.

2. Jadilah orang yang menyenangkan bagi orang lain
a. Wajah yang selalu cerah ceria
Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah
besabda, "Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan
segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan
hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus
dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan
menjadi buta". (Sunan Abu Dawud).

b. Senyum tulus
Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini
sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya.
Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki
daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun,
senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia
yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh
orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang
busuk hati.

c. Kata-kata yang santun dan lembut
Pilihlah kata-kata yang paling sopan dengan dan
sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap
seperti itulah yang dilakukan Rasulullah, ketika
berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun
suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar,
menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari
pula nada suara yang keras dan berlebihan.

d. Senang menyapa dan mengucapkan salam
Upayakanlah kita selalu menjadi orang yang paling
dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah
tangan kawan kita penuh dengan kehangatan dan lepaslah
tangan sesudah diepaskan oleh orang lain, karena
demikianlah yang dicontohkan Rasulullah. Jangan lupa
untuk menjawab salam dengan sempurna dan penuh
perhatian.

e. Bersikap sangat sopan dan penuh penghormatan
Rasulullah jikalau berbincang dengan para sahabatnya
selalu berusaha menghormati dengan cara duduk yang
penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabatnya
melucu, dan ikut merasa takjub ketika sahabatnya
mengisahkan hal yang mempesona, sehingga setiap orang
merasa dirinya sangat diutamakan oleh Rasulullah.

f. Senangkan perasaannya
Pujilah dengan tulus dan tepat terhadap sesuatu yang
layak dipuji sambil kita kaitkan dengan kebesaran
Allah sehingga yang dipuji pun teringat akan asal
muasal nikmat yang diraihnya, nyatakan terima kasih
dan do�akan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia.
Dan ingat jangan pernah kikir untuk berterima kasih.

g. Penampilan yang menyenangkan
Gunakanlah pakaian yang rapi, serasi dan harum.
Menggunakan pakaian yang baik bukanlah tanda
kesombongan, Allah Maha Indah dan menyukai keindahan,
tentu saja dalam batas yang sesuai syariat yang
disukai Allah.

h. Maafkan kesalahannya
Jadilah pemaaf yang lapang dan tulus terhadap
kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita,
karena hal ini akan membuat bahagia dan senang
siapapun yang pernah melakukan kekhilafan terhadap
kita, dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita
dihatinya.

3. Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain
Keberuntungan kita bukanlah diukur dari apa yang kita
dapatkan tapi dari nilai manfaat yang ada
dari kehadiran kita, bukankah sebaik-baik diantara
manusia adalah orang yang paling banyak
manfaatnya bagi hamba-hamba Allah lainnya.

a. Rajin bersilaturahmi
Silaturahmi secara berkala, penuh perhatian, kasih
sayang dan ketulusan walaupun hanya beberapa saat,
benar-benar akan memiliki kesan yang mendalam, apalagi
jikalau membawa hadiah, insya Allah akan menumbuhkan
kasih sayang.

b. Saling berkirim hadiah
Seperti yang telah diungkap sebelumnya bahwa saling
memberi dan berkirim hadiah akan menumbuhkan kasih
sayang. Jangan pernah takut miskin dengan memberikan
sesuatu, karena Allah yang Maha Kaya telah menjanjikan
ganjaran dan jaminan tak akan miskin bagi ahli sedekah
yang tulus.

c. Tolong dengan apapun
Bersegeralah menolong dengan segala kemampuan, harta,
tenaga, waktu atau setidaknya perhatian yang tulus,
walau perhatian untuk mendengar keluh kesahnya.
Apabila tidak mampu, maka do�akanlah, dan percayalah
bahwa kebaikan sekecil apapun akan diperhatikan dan
dibalas dengan sempurna oleh Allah.

d. Sumbangan ilmu dan pengalaman
Jangan pernah sungkan untuk mengajarkan ilmu dan
pengalaman yang dimiliki, kita harus berupaya agar
ilmu dan pengalaman yang ada pada diri kita bisa
menjadi jalan bagi kesuksesan orang lain.

Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan
tulus ikhlas maka, kebahagiaan dalam bergaul dengan
siapapun akan terasa nikmat, karena tidak mengharapkan
sesuatu dari orang melainkan kenikmatan kita adalah
melakukan sesuatu untuk orang lain. Semata karena
Allah SWT.
Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua
Wassalamu'alaikum..wr..wb

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Pengkaderan...Tweet this!

Sebuah posting singkat tentang definisi sebuah kata yang akhir-akhir ini sering dibicarakan.
Dibawah ini adalah definisi menurut beberapa pendapat teman-temanku saat berbicara mengenai Pengkaderan..

"Proses pembentukan kader dengan suatu pembelajaran yang baik dengan syarat-syarat dan parameter tertentu sehingga dapat tercapai suatu tujuan yang diinginkan."

Itu adalah sebuah kesimpulan sederhana setelah perbincangan yang cukup lama. Mungkin di lain kesempatan akan ku jelaskan lebih lanjut.



baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Legowo..Tweet this!

Sebuah kata yang bagi orang Jawa mungkin sudah tidak asing lagi, Legowo berasal dari bahasa Jawa yang menurutku artinya Ikhlas, lapang dada dan sejenisnya.
Sebuah kata sederhana yang sepertinya saat ini sudah terlupa.
Hal ini terlihat dari sikap para Calon-calon pemimpin kita yang menurutku tidak legowo dengan berbagai alasan demokratis.
Langsung saja yakni Pemilu ada berbagai pemilihan yang ada di negara kita, entah itu Pemilu legislatif, Pilkada, dll.
Sebenarnya wajar kalau memang ada yang tidak legowo dengan alasan yang logis.
Misal, ketika selisih suara yang tipis dan memang banyak terjadi kecurangan serta ketidak-legowo-an mereka dapat memberi perubahan yang tidak merugikan.
Berbeda lagi dengan kasus yang saat ini sedang marak di berbagai media yakni tentang Pilpres 2009 yang telah diputuskan oleh KPU dengan pemenang calon no.2.
Yang direspon sikap tidak legowo oleh Calon lain yang kalah dengan berbagai alasan demokratis.
Mungkin memang terjadi banyak kesalahan dari DPT,Proses pencoblosan maupun proses perhitungan dan juga kemungkinan juga ada selisih suara yang cukup besar.
Calon yang menang pun mengakui hal itu.
Tapi kalau diliat lagi selisih suara yang mungkin terjadi kemungkinan tidak akan mempengaruhi hasil yang ada melihat selisih suara yang besar.
Kalo memang ingin tetap lewat jalur hukum sebenarnya tidak masalah tapi dari saya pribadi ingin melihat sikap yang legowo bukan dengan walkout, tidak hadir, dan berbagai sikap jelek lainnya menurutku dengan berbagai alasan demokratis yang makin menunjukkan sikap yang tidak legowo.

Mohon maaf sebelumnya atas tulisan saya yang diatas.
Bukan bermaksud mendukung calon yang menang atau tidak suka dengan calon yang kalah tapi semata-mata hanya ingin mengungkapkan sedikit kekecewaan tentang sebuah kata dan sikap yang sepertinya sudah terlupa.
Semoga yang aku pikir dan rasakan ini salah.
Dan sebenarnya beliau-beliau legowo..



baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Pilpres satu putaran?!Tweet this!

Mari sukseskan pilpres satu putaran...
Sebuah kalimat yang akhir-akhir ini sering kita dengar dan mungkin terkadang ditambahi kata “Lanjutkan”.
Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak pernah bermaksud untuk menyinggung salah satu kandidat capres karena saya hanya ingin menanggapi dan berpendapat.

Memang benar kalau satu putaran pilpres menghabiskan dana yang luar biasa besar dan kalau tidak salah yang pernah saya dengar atau baca adalah sekitar 4 triliun rupiah( Wow..banyak banget ya)
Saya juga setuju serta sepakat sekali kalau pilpres lebih baik 1 putaran saja dan saya rasa semua orang di Indonesia juga punya pikiran atau pendapat yang sama melihat betapa besar dana yang dikeluarkan.
Tapi saya tidak sepakat bila kalimat ini dijadikan sebuah sarana kampanye dengan embel-embel hasil survey atau apalah dan bukan hanya oleh satu kandidat saya tapi juga kandidat lain juga dengan cara masing-masing dan hasil survey masing-masing.

Seharusnya bentuk kampanye adalah bagaimana meyakinkan rakyat dengan visi misi dan program kerja yang akan dicapai bukan dengan saling kritik yang tanpa solusi, kampanye gelap/hitam, menyebarkan isu-isu gak jelas dan juga dengan menggunakan kalimat ini.

Jika pilpres dengan satu putaran sudah cukup maka saya akan sangat bersyukur tapi bila memang harus dua putaran saya rasa tidak apa-apa karena memang ini adalah suatu bentuk demokrasi dan RAKYAT punya HAK untuk menentukan pilihannya kecuali mereka yang tidak terdaftar dalam DPT atau yang terdaftar tapi tidak bisa memilih karena sudah meninggal.

Sungguh sangat disayangkan menurut saya ketika Pesta Demokrasi ini dikotori dengan berbagai tindakkan yang tidak ksatria dan berbagai janji yang nantinya tidak terealisasi seperti sebelumnya.
Mari bersama-sama kita KAWAL PEMILU ini menjadi pemilu yang SUKSES dan nantinya berMANFAAT bagi RAKYAT.
Dan untuk para KANDIDAT, berkampanyelah yang baik dan nantinya jika terpilih REALISASIkan JANJI anda.

Jujur sampai saat ini saya belum menentukan pilihan karena sangat susah memilih diantara pilihan yang tidak begitu baik.
CERMATI pilihan anda karena itu menentukan MASA DEPAN anda selama 5 TAHUN.


baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Tidak bolehkah rakyat kecil bermimpi??Tweet this!

"Anak ibu sekolah yang pinter ya, biar nanti jadi dokter"
"Jangan seperti ibu dan bapakmu ini yang cuma jadi orang miskin"
"Biarkan kami aja yang susah yang penting kamu sekolah yang tinggi dan jadi orang sukses"


Itu tadi sebuah cuplikan tentang pengharapan seorang Ibu atau bisa saya katakan sebuah pengharapan sederhana dari semua orang tua terutama yang berada di kalangan ekonomi menengah ke bawah.
Sebuah harapan sederhana yang ingin agar anaknya dapat menempuh pendidikan setinggi-tingginya dan menjadi orang yang sukses. Tapi sepertinya seiring dengan kemajuan zaman dan berkembangnya pemikiran "kaum Intelektualitas" harapan dari rakyat kecil (kalo boleh saya bilang) hanya menjadi sebuah mimpi. Dan mungkin saat ini sebagian rakyat kecil ini semakin tidak berani untuk sekedar bermimpi.
Kenapa saya berani bilang seperti itu??

Karena saya hanya melihat realita di lapangan. Anak-anak yang mampu untuk menempuh pendidikan yang tinggi hanya berasal dari dua kalangan yakni kalangan anak-anak orang kaya dan anak-anak yang super pintar.
Dan tidak ada untuk kalangan rakyat kecil(Orang miskin). Kalaupun ada, hanyalah program wajib belajar 9 tahun dari pemerintah yang akhir-akhir ini baru "Digratiskan" dan mungkin yang juga saya dengar adalah SMK. Dari dua program tersebut sebagai orang awam dapat saya simpulkan output yang ingin dicetak adalah "Pekerja".
Kembali ke harapan atau mimpi sederhana dari untaian kata seorang ibu terhadap anaknya, apakah pendidikan tertinggi yang dapat dicapai hanya sampai SMP atau SMK??apakah dengan itu sudah dapat menjadi dokter atau insinyur??
Saya rasa sudah jelas jawabannya. Oleh karena itu saya tadi mengatakan bahwa pendidikan hanya untuk anak-anak orang kaya dan anak-anak super pintar.
Anak-anak orang kaya karena jelas mereka mampu membiayai pendidikan dengan model apapun. Mau Swasta atau negeri, dalam negeri atau luar negeri atau kalau ada sampai luar angkasa mungkin.
Anak-anak super pintar karena "mungkin" mereka bisa mendapatkan "beasiswa" di tempat "tertentu" dan bahkan tidak menutup kemungkinan kalangan ini juga termasuk kalangan anak-anak orang kaya.
Lalu dimana tempat untuk rakyat kecil yang bahkan untuk makan saja mereka harus bekerja keras, apalagi untuk memikirkan "les atau kursus ini itu".
Dan bagaimana dengan salah satu tugas pemerintah yang tercantum dalam UUD 45 yakni "Mencerdaskan kehidupan bangsa"
Sebuah Ironi dari hingar bingar kehidupan.
Dan rasa sedih dari di sahkannya UU BHP dan semakin maraknya Komersialisasi pendidikan.

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Messages di FSQTweet this!


Sebelumnya terima kasih atas do'a temen2 lewat postingan saya sebelum ini
Saya sempatkan waktu untuk ngenet sebentar di tengah pusing2nya mikirin UAS untuk singgah di blog putih biru ini,blogwalking,dll
Salah satu dllnya adalah membuka FS dan ketika membuka FS ada pesan baru dari miz kudo(maaf gak ada linknya, belum ijin orangnya) salah satu temen saya dan judul pesannya adalah boikot Produk-produk israel.
Berikut isi pesannya:

JAKARTA, SELASA -
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan kepada umat Islam di Indonesia untuk melakukan aksi boikot terhadap seluruh produk-porduk Amerika Serikat. Seruan ini disampaikan oleh salah satu Ketua Komisi Fatwa MUI, KH Ma'ruf Amin dalam perbincangan dengan Persda Network, Selasa (30/12).
Seruan ini, kata Ma'ruf dengan maksud agar Presiden Amerika Serikat yang baru, Barack Obama, tak lagi mengikuti jejak pendahulunya yang sebentar lagi digantikan, George W Bush yang tak bisa bersikap netral dalam menyelesaikan konflik Palestina dan Israel.
"Salah satu cara kita, bangsa Indonesia dalam ikut membantu menyelesaikan pertikaian Israel dan Palestina adalah dengan menekan Amerika Serikat. Kita boikot semua produk Amerika dalam upaya mendesak pemerintahan Barack Obama nanti untuk bisa secepatnya menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Kita semua tahu, konflik antara Israel dan Palestina ini sudah berkepanjangan dan sudah harus diakhiri secepatnya," kata Ma'ruf Amin.
Ia berharap, dengan adanya seruan boikot ini yang dilakukan oleh umat Islam Indonesia, Barack Obama tergugah hatinya, tidak lantas mengikuti pendahulunya dalam menyelesaikan masalah konflik Israel dan Palestina. Seruan ini, katanya lagi, juga didasari atas sikap keras kepala Israel terhadap rakyat Palestina.
"Israel itu keras kepala. Hanya dengan Amerika Serikat saja dia takut, seruan lembaga PBB saja, tidak dihiraukan karena Israel merasa dilindungi oleh negara besar, Amerika. Umat Islam Indonesia harus bisa mendesak Barak Obama untuk peduli dengan nasib rakyat Palestina," tandas KH Ma'ruf Amin.
Sumber:
http://www.kompas.... com/read/ xml/2008/ 12/30/203817/ MUI.Serukan. Boikot.Produk. Amerika
BRANDS & LABELS TO BOYCOTT
restoran ;
1.KFC
2.Arbys
3.McDonalds
4.Mc Burger
5.Pizza hut
6.Chilies
7.Hardees
8. Paridies
9.Pizza Little Sitzer
10. Jack in the box
11. A&W
12. Kantes
13. Baskin Robbins
14. wimpy
15. dominos pizza
16. texas
17. stezer
produsen makanan dan minuman As
1.Coca cola dan anak perusahaannya : sprite, ades, fanta dll
2.Pepsi dan anak perusahaannya : mirinda, 7up dll
3. danone
4.nestle
5. california garden and Warner&lambert
Tshirt, sepatu : nike, adidas, kate dan calvin klein
peralatan listrik: power, union air, clifinitour, admiral,harmony, alaska,duncan, motorola, alcatel
baterai;eveready, energizer dan doorsill
mobil: ford, chrysler, hammer, chevrolet, puck Dan dan semua general electic
perusahaan yang mendanai zionisme:
-A&M foods
-A&W brands
-A. Camacho, inc
-A Zerega's sons
-A.E Staley manufacturing cpompany
-A.J Altman
-A.L Bazzini CO
-Advanced spice &trading
-AG processing
-Agro foods
-Air products&chemincals, inc
-Ajinomoto USA
-AK Pharma,Inc
-Akzo&pacific
-Oleochemicals
-A Arhus, Inc
-ABBA AB Beijercompany
-Abel&schafer
-Abeles&Heymann
-Abrah am's natural food
-Accru pac group
-Ace baking co
-Acime smoked fish corp
-Adam veg oils
-Adrieene's gourmet foods
-Alumax foils
-Alberto culver company
-Albright&wilson co
-Alcan foils products
-Alex fries and bros
-Algood food company
-all stas foods
-alle processing
- llen food products
-allfresh food
-allied custom gypsum company
-allied food distributor
-alltech
-aleo farms
-alta dena
bahan kimia dan pembersih:
1. Pt. procter and gambler (produk : head and shoulder, pantene, oloiez, pampers, ferry, downy, ariel, tide, camay, zeset, mack factor, carmen)
2. Pt, johnson & johnson
3. nectar
4.avon
5.revlon
6.gardena
7. pasta gigi corset
alat tulis : bolpen merk shiver, parker dan hear
bank amerika : Bank america international, american express, bank of america, bank of new york
handphone : nokia
lain2: correfour


Setelah saya cek kebenarannya ternyata memang benar berita tersebut di atas(silahkan coba sendiri di link kompas diatas).
Sebenarnya seruan di atas sudah dilakukan oleh saudara2 kita dengan golongan sangat menengah ke bawah(Ga perlu ta sebutkan contohnya kan) tapi apakah mungkin bisa dilakukan oleh golongan menengah terutama ke atas yang sudah sehari-hari terbiasa dengan hal2 tersebut diatas??
Ah sudahlah..
Berpikir positif saja, paling tidak Indonesia sudah jelas-jelas tidak mendukung kebiadaban Israel, sekutunya dan Majikannya.
Dan bagi kita mungkin bisa sedikit membantu dengan paling tidak berusaha mengurangi hal2 tersebut di atas atau memberikan bentuk sumbangan yang lain(Minimal do'alah).



baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Sebuah Cerminan di Hari PahlawanTweet this!


Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah & poetih, maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!
Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.
Dan kita jakin, saoedara-saoedara,
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar
pertjajalah saoedara-saoedara,
Toehan akan melindungi kita sekalian
Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!
MERDEKA!!!
(bung Tomo – seorang pahlawan revolusioner pada perang 10 Nopember Surabaya)



Desingan peluru dan lontaran mortir menghiasi langit kota Surabaya yang memerah. Ribuan orang pribumi berteriak dengan semangat yang memuncak. Merdeka... Merdeka... Merdeka. Suasana begitu mencekam dengan darah yang mengalir bagai sungai yang membelah kota. Pertempuran itu telah memakan banyak korban jiwa. Tapi di dalam hati para pribumi pemberani itu, hanya terngiang satu hal, Merdeka atau Mati.
Kita masih bisa mendengar bagaimana bung Tomo meneriakkan pidatonya untuk menyemangati arek-arek Suroboyo yang gagah berani menentang penjajah pada pertempuran 10 Nopember. Dengan semangat nasionalisme yang membara dan sepucuk bambu runcing di tangan, arek-arek suroboyo itu melawan para penjajah yang bersenjata lengkap dan lebih canggih dari mereka tanpa mengenal rasa takut demi mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih dengan susah payah. Apapun akan mereka tebus, apapun akan mereka bayar, apapun akan mereka lakukan, demi kemerdekaan Indonesia.
Namun setelah 63 tahun berlalu, apakah semangat yang bergelora selama pertempuran itu masih ada? Apakah bangsa ini telah mencapai apa yang dicita-citakan para pejuangnya? Mari kita cari jawabannya...
Coba kita intip bidang perpolitikan kita. Sangat ironis ketika Global Corruption Barometer 2007 (Gallup International), misalnya, menyampaikan bahwa partai politik sebagai lembaga terkorup dengan nilai 4,2 (dari kisaran 1 sampai 5). Parpol bisa berpeluang korupsi karena bisa ”menjual” kewenangan politik mereka untuk mendulang keuntungan, di mana kewenangan politik bisa diubah menjadi dana operasional bagi kelangsungan hidup parpol untuk meraih dukungan suara dalam pemilu. Parlemen menduduki peringkat di bawahnya dengan nilai 4, yang salah satunya ditandai dengan berkembangnya isu moral karena terlibat percaloan. Keadaan ini dalam kenyataannya semakin sulit bagi parlemen untuk dapat memenuhi perannya mewakili kepentingan rakyat, karena parlemen lebih rentan terhadap tarikan kepentingan lain (kepentingan eksekutif atau bahkan kepentingan kelompok atau elite partai sendiri). Padahal peran kritis parlemen sangat diperlukan untuk mengawasi pelbagai kebijakan pemerintah. Hal ini menunjukkan dengan jelas bahwa parlemen dan partai politik sebagai pilar demokrasi belum berfungsi maksimal. Suatu hal yang patut disayangkan.
Suatu kemunduran juga ditemukan di bidang hukum. Hal yang masih menonjol sampai tahun 2005 adalah maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dan pelanggaran HAM. Hal ini seolah menegaskan bahwa semakin terbuka politik di Indonesia, semakin transparan pula KKN dan pelanggaran terhadap HAM. Korupsi tidak hanya terjadi di lembaga eksekutif, tapi juga lembaga legislatif dan yudikatif. Bahkan korupsi ini makin marak pula di era otonomi daerah, dengan banyaknya kasus korupsi yang terkuak di hampir semua daerah, baik yang di lembaga legislatif daerah maupun eksekutifnya. Sedangkan dalam hal pelanggaran HAM, kasus yang paling menonjol adalah pebunuhan aktivis HAM, Munir, yang sampai sekarang ini masih belum menentu karena pelakunya masih misterius, walaupun akhir-akhir ini telah ditetapkan tersangka untuk kasus munir.
Yang tak kalah ironis juga terjadi pada bidang pendidikan. ritik yang perlu kita lancarkan atas kemorosotan mutu pendidikan Indonesia adalah buruknya pelaksanaan sistem pendidikan. Coba kita renungkan, tahun 2007 silam Indeks Pembangunan Pendidikan (Education Development Index) yang dikeluarkan UNESCO, menempatkan Indonesia turun pada posisi 58 menjadi 62. Nilai yang diperoleh Indonesia turun dari 0,938 menjadi 0,935. Begitu pula bila kita melihat indeks pembangunan manusia (IPM), layak mawas diri, karena Indonesia berada di urutan 107. Pencapaian Human Development Index (HDI) ini sungguh merosot bila dibanding tahun 1997. Tahun itu kita berada pada urutan 99. Bahkan, yang mencemaskan, urutan HDI kita masih tertinggal bila dibanding dengan Vietnam yang berada di peringkat 105. Kualitas pendidikan yang merosot, diperparah dengan sistem pendidikan kita yang tak mempertautkan dengan kepentingan pembangunan. Sistem pendidikan kita gagal mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, sumber daya manusia kita gagal mencipta teknologi, gagal mengolah sumber daya alam secara holistik.
Kemudian kita lihat bagaimana bangsa ini memaknai Sumpah Pemuda. Terasa sekali bahwa peringatan sumpah pemuda yang dilaksanakan baru-baru ini terpaksa dilakukan hanya sebagai ritual yang hambar dan kering (dan karenanya kadang-kadang terasa juga membosankan, bahkan, memuakkan), atau sebagai upacara yang isinya hanya dangkal-dangkal saja, dan tidak mengandung pesan yang dalam bagi bangsa. Seharusnya kita tidak boleh membiarkan Sumpah Pemuda terus-menerus dipisahkan dari ciri-cirinya yang revolusioner sebagai pemersatu perjuangan bangsa. Pemuda adalah cikal bakal proklamasi 45 Bagi siapa saja yang mau bersikap serius dan objektif akan bisa melihat bahwa Sumpah Pemuda merupakan peristiwa besar dan maha penting bagi bangsa kita dalam perjuangan melawan kolonialisme Belanda dan merebut kemerdekaan nasional. Begitu besarnya arti atau peran yang dikandungnya, sehingga boleh dikatakan bahwa kemerdekaan yang diproklamasikan dalam tahun 1945 tidak akan diperoleh oleh bangsa kita, seandainya tidak ada Sumpah Pemuda dalam tahun 1928. Sumpah Pemuda 1928 adalah cikal bakal proklamasi kemerdekaan 1945 yang melahirkan NKRI. Sumpah Pemuda adalah sumber konsep besar persatuan bangsa yang dikenal sebagai Bhinneka Tunggal Ika.
Bidang kebudayaan pun tak lepas dari kata kemunduran. Budaya luar akibat modernisasi merupakan kenyataan yang harus dihadapi, dipelajari dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun jujur saja, modernisasi membuat kita lupa diri, membuat kita pamrih, dan memandang materi adalah segala-galanyanya didunia ini. Kita tidak memiliki rasa ikhlas terhadap diri kita dan orang lain. Akibatnya, kita cenderung berjalan searah, yaitu dengan melupakan tradisi dan kearifan lokal kita. Kita selalu mengagungkan masa kini, dan menyepelekan masa lalu. Kita lebih suka mendalami era globalisasi dengan segala dampaknya ketimbang mempelajari dan memahami kondisi lokal kita yang padahal jauh lebih bermanfaat dalam mengenal keberagaman dari bangsa ini sebagai potensi pembangunan di era global ini. Kita lebih suka menjual kekayaan kita daripada memanfaatkannya. tidak ada pemahaman, penghargaan dan pengertian yang menyeluruh terhadap masa lalu dan masa kini, terhdap tradisi dan modern, terhadap lokal dan global. Kita harus bisa teknologi modern, tetapi juga harus mampu bermain gamelan dan membuat rumah tradsional kita. Kita juga harus pintar berbahasa asing agar kita tidak ketinggalan dan dibodohi orang, tapi kita juga harus bisa bahasa daerah dan tradisi lokal kita. Kita maniak R&B, tanggo dance, night-club tapi kita juga bisa, sayang dan peduli terhadap tarian tradisional kita. Kita harus menciptakan kreasi yang mendunia tetapi jangan lupa kebudayaan Indonesia yang begitu kaya.
Pemuda dan seluruh bangsa Indonesia seharusnya introspeksi, karena untuk kuliah S3 Sastra Indonesia saja,kita hanya bisa mengambilnya di Belanda. Mungkin saja nanti, ketika kita akan belajar gamelan, karawitan, angklung, wayang, bahasa daerah, arsitektur rumah tradisonal, dll, kita harus menempuhnya ke Eropa. Karena lebih banyak anak-anak muda dan orang tua di Eropa yang belajar seni Sunda dan Jawa. Bahkan, banyak diantara mereka yang menguasai tarian daerah, bahasa daerah dan konservasi tradisi serta kearifan lokal kita. Tetapi sungguh ironis karena tidak banyak kaum muda Indonesia yang tertarik mempelajarinya. Pemuda lebih suka Play Station, IT dan budaya modern lainnya. Salah satu contoh konkrit adalah berdasarkan laporan Balitbang Depbudpar, dari 700 bahasa daerah yang kita punya, sisanya tinggal 300-an bahasa. Hal ini mungkin saja terjadi karena banyak kaum muda kita yang lebih memilih bahasa Inggris, Belanda, Jepang, dll. Mereka lupakan tradisinya. Pemuda sudah lupa dengan sumpahnya.

Ada baiknya kita ulang lagi pertanyaan yang telah dipertanyakan sebelumnya. Setelah 63 tahun berlalu, apakah semangat yang bergelora selama pertempuran itu masih ada? Apakah bangsa ini telah mencapai apa yang dicita-citakan para pejuangnya? Bagaimana kita memaknai hari pahlawan ini?
MERDEKA !!!
HIDUP MAHASISWA !!!
HIDUP RAKYAT INDONESIA !!!


Departemen Sosial Politik
BEM ITS



baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
Blogilicious de Surabaya
Add to Technorati Favorites Personal Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory Page Ranking Tool Subscribe with Bloglines Personal-Blog Rankings Blog Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources