Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
I'm reading: KembaliTweet this!

Walau waktu telah berbicara,
tapi hati masih diam tak beranjak...
Burung pun tak menerbangkan rasa bersamanya,
dan kicaunya yang bermelodikan rindu...
Bulan yang menatap semu juga menyadarkanku,
pada kebekuan ini...
Kembali ke sudut hatiku,
Kembali ke mimpi,
Kembali sendiri....


baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Ingin ku tertawa, NegerikuTweet this!

Ingin rasanya ku tertawa melihat negeriku ini.
yang tak henti-hentinya memelihara tirani..
Pembunuhan masal pemikiran,
pengerdilan rakyat kecil, pemerkosaan media..
Rumah bagi para tikus yang memakan uang rakyat..
Yang sudah berkembang biak dari selokan sampai puncak istana..
Para pesilat lidahpun dengan pandai memutarbalikan fakta..
Atau memperkosa media dengan mencaci saudaranya sendiri..
Rakyatpun silau dan dibuat lupa dengan berbagai tipuan yang seakan-akan membuatnya sejahtera..
Silau dengan hingar bingar media dan perayaan dunia..
Semoga kebaikan yang ada tidak terkontaminasi dan berani menumpas tirani.
Karena akupun ikut terjebak dalam permainan ini,
di labirin pemikiranku sendiri..
Dan hanya bisa tertawa melihat negeriku ini dengan berurai air mata..


Kasus century, Mafia hukum dan perpajakan, Polri dan Susno, Dana Aspirasi DPR, dkkl(dan kasus kasus lain) yang semuanya belum selesai....
Peterporn, Piala Dunia yang sedang booming...
Bagaimana menurut anda??

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Cukup BagikuTweet this!

Sudah cukup bagiku
Melihat senyum dan canda tawamu,
Meski mungkin bukan aku sebabnya..
Lebih dari cukup bagiku
Saat tahu kau melihatku dan menganggapku ada...
Saat matamu menatapku walau hanya sekejap,
dan bibir mungilmu memanggil namaku walau hanya sekecap..
Dan tak pernah kubayangkan
Ternyata kau juga menyimpan rasa seperti yang kurasa..
Walau kini kita tak lagi bersama tapi kenangan itu kan selalu ada..
Sudah cukup bagiku dan terima kasih untuk semuanya..
Tapi ku kan tetap menjaga rasa tuk melihatmu bahagia..

Sudah lama aku gak bikin Puisi, ngetes apa aku masih sepuitis dulu..hehe

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Jangan TakutTweet this!

http://justbryan.blogspot.com

Senja bersiluet jingga
Tak pernah tau kapan terlihat
Di balik senyum langit membiru gelap
Dan sendiri terperangkap senyap

Terbesit desah angin berbisik
Setiap manusia datang dengan telanjang
Dan pasti akan pulang dengan telanjang
Tak perduli corak warna hitam putih

Sudahlah jangan takut sepi
Jangan risau dengan kesendirian
Sirami apimu dengan air biar mati
Tak ada guna membakar diri dengan sakit
Semua pasti kembali padaNYA

by : Blue Rose

Makna:

Semua pasti pergi
Semua pasti kembali ke pemiliknya
Biasakan harimu dengan keyakinan akan keberadaanNYA
Jangan terhanyut akan duniamu
Manusia tidak memiliki apa2
Tidak ada guna menangisi kepergian
Sama saja...kita juga pasti kembali
Kuatkan jalanmu dengan imanmu
Jangan takut sendiri...saudaraku

Norma---------------Blue Rose-----------------------

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Sebuah kata tanpa makna..Tweet this!

Sebuah kata tanpa makna..
Yang tak seorang pun tau artinya..
Dan yang ada hanya rasa..
Berbagai rasa yang tercipta karenanya..
Serta interpretasi sederhana,,
Dari hati setia jiwa..
Sang pena pun seakan kehabisan tinta,,
Tuk melukiskan sang kata..
Sebuah kata tanpa makna..
karena hanya kata itu,,
yang dapat memaknai dirinya sendiri..
Sebuah kata tanpa makna..

Cinta..

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Puisiku di Bulbo(update)Tweet this!


Karena aku cuma jaga warnet selama 3 hari jadi kerjaanku yang lain di waktu senggang FSan lewat HP karena murah, kalo buka blog putih biru ini lewat HP bisa langsung habis pulsaku..hehe
Biasanya kalau FSan lewat HP aku cuma liat-liat comment, dan bulbo(Bulletin Board). Dan kalau ada inspirasi nulis biasanya aku tuangkan di bulbo, biasanya tulisanku di bulbo berupa puisi-puisi singkat perasaanku saat itu. Berikuy beberapa puisiku di bulbo yang berhasil kuselamatkan, sebagian terhapus karena friendlistku juga sering ngisi bulbo, padahal sering kali gak penting..

Puisiku di bulbo ini terurut dari yang paling baru ke yang lama..

Gak akan..
Msih ada pyung hrapan yg kn mmbngun kmbli khncuran..
Dinding ksbaran yg kn mnyanggamu dkala kelelahan mlanda..
Dan kn ada ruang ksong utkmu bertriak mlepas sgla gundah..
Di atas sglany..
Slalu ada Dzat Maha Kuasa yg kn slalu menaungi..


Teringat..
Teringat kisah klasik yang berulang kali kta dengar..
Dr ortu,guru,guru ngaji atopun d ESQ(ank ITS)
Tapi pernahkah kta mrenung tntangny ato mnjadikanny angin lalu..
Ato mngkin hnya rutinitas tiap tahun..
Aq sndri mengakuinya..
Trkadang aq ta prcya tpi kni itu smua bnyk trjadi,
Yang brbeda adlh tanpa embel-embel Tuhan shga tak ada keajaiban dan hkmah dsna..
Yg ada hnya nafsu yg mnjadikan isak tangis..
Skli lgi kwan..
Prnahkh kta mrenung sdkit sja tntang ksah klasik seorang ayah dan anak yg kecintaany trhdap Tuhanny melebihi sgla2ny..
Sdangkn kta..
Prnahkah kta meminta cinta-Nya atokah sbuk meminta keduniaan..
Mari kta mrenung..
Mresapi Takbir yg dkumandangkan seantero dunia..
Menyelami kmbli ksah klasik itu..
Daripda tidak sma skli..

Just flow..
Tak pduli lgi akn hal2 lain..
Sprti tmanq yg trus mnglir mskpun melalui brbgai hal..
Yg ttap bsa mnglir d sela2 pntu yg tlah trttup..
Yg slalu mngalir diiringi maaf bgi kta yg trus mnodainy
Kembali berteman dgn mreka..
Krena tak ada lgi yg setia..
Air dan Angin..
Just flow..
Only flow..
Always flow..

Aq bdoh!!
Sempt terlintas d benakQ tuk mmbka kmbali pntu ini..
Kmbali brhrap bintang jtuh dri peraduanny shg ku mampu brlari, menyongsong, dan mrengkuh snarnya..
Tapi hal itu tak prnh trjdi, bintang seakan mngejekQ dgn kerlip sinarny..
Bintang ttap dsna..
Brsma tman2ny menghiasi indahny malam, nun jauh d atas sna..
Takkan mngkin kugapai dgn sgla kkranganQ..
Dan bru Qsdari klo aq memang..
Bodoh..

Takut..
Dgn smua kebimbangan dan keraguan ini..
Entah sampai brpa lma lgi ku mampu bertahan dalam lautan es ini..
Akankah kebekuan ini mencair,,
Haruskah ku mendaki ke puncak gunung tertinggi utk mempertahankannya..
Atau berlari ke tengah kutub kesendirian..
Ku kan coba, tpi ku takut..

Semakin Bimbang..
Dan ternyata ada sosok lain yang mengetuk pintu ini..
Betapa bodohnya aku yang terlalu memberikan celah sehngga mereka sampai d dpan pintu ini..
Aku tidak ingin membiarkan mreka masuk.. karena aku sadar tidak ada apa-apa..
karena aku sadar tidak pantas..
Hanya kekosongan yang ada..
Tapi aku masih bimbang,
lebih bimbang,
dan semakin bimbang..

Bimbang!!!
Haruskah ku ambil resiko tuk membuka lagi pintu ini yang sengaja kukunci rapat..
Apa yang harus kulakukan pada sosok yang mengetuk pintu ini..
Aku takut nantinya akan sulit lagi untuk di tutup..
Seandainya dia hanya sekedar mampir..

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Suntuk!!Tweet this!


Jenuh,,
Bosen,,
Capek,,
Males,,
Dan tmn2 sebayanya seakan terus mengajakku bermain..
Bersenang-senang di kelelahan hatiku yang sangat..
Potongan-potongan tubuhku pun seakan hanyut..
Semakin terbawa arus yang makin deras, menuju air terjun kehampaan..
Teriakan bisupun menggema, terpantul dinding terjal, terjebak, terngiang terus menerus dan tak bisa keluar..
Kenapa tak biarkan saja aku berlari..
Lepaskan..
Lepaskan belenggu yang membendung semua
perjuangan dan membuatku terseok..
Merintih tersandung batu dan kerikil di sepanjang jalan yang kutempuh..
tersesat di rimba yang tanpa arah..
Akankah semua ini berarti..
rintik hujan pun bisa kembali ke awan dengan mengalir tanpa arah..
angin juga tak pernah menanyakan kemana ia akan pergi
Akankah aku bisa seperti itu..
Yang kutahu hanya satu..
berlalu..



baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: “SAJAK SEONGGOK JAGUNG” (WS.RENDRA)Tweet this!

Seonggok jagung dikamar
Dan seorang pemuda
Yang kurang sekolahan
Memandang jagung itu
Sang pemuda melihat lading
Ia melihat petani
Ia melihat panen
Dan suatu hari subuh
Para wanita dengan gendongan
Pergi ke pasar………………..

Dan ia juga melihat
Suatu pagi hari
Di dekat sumur
Gadis-gadis bercanda
Sambil menumbuk jagung
Menjadi maisena

Sedang di dalam dapur
Tungku-tungku menyala
Di dalam udara murni
Tercium bau kue jagung


Seonggok jagung dikamar
Dan seorang pemuda
Ia siap menggarap jagung
Ia melihat menggarap jagung
Ia melihat kemungkinan
Otak dan tangan
Siap bekerja



Tetapi ini :
Seonggok jagung dikamar
Dan seorang pemuda tamat S.L.A
Tak ada uang, tak bisa jadi mahasiswa
Hanya ada seonggok jagung dikamarnya
Ia memandang jagung itu
Dan ia melihat dirinya terlunta-lunta




Ia melihat dirinya ditendang dari discotheque
Ia melihat sepasang sepatu kenes
di balik etalase
Ia melihat sainganya naik sepeda motor
Ia melihat nomer-nomer lotere
Ia melihat dirinya sendiri miskin dan gagal
Seonggok jagung ia di kamar
Tidak menyangkut pada akal
Tidak akan menolongnya


Seonggok jagung dikamar
Tak akan menolong seorang pemuda
Yang pandangan hidupnya berasal dari buku
Dan tidak dari kehidupan
Yang tidak terlatih dalam metode
Dan hanya penuh hafalan kesimpulan
Yang hanya terlatih sebagai pemakai
Tatapi kurang latihan bebas berkarya
Pendidikan telah memisahkanya dari kehidupanya


Aku bertanya :
Apakah gunanya pendidikan
Bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing
Di tengah kenyataan persoalanya??


Apakah gunanya pendidikan
Bila hanya mendorong seseorang
Menjadi layang-layang di ibukota
Kikuk pulang ke daerahnya??
Apakah gunanya seseorang
Belajar filsafat,teknologi,ilmu kedokteran,atau apa saja.
Ketika ia pulang ke daerahnya,lalu berkata :
“disini aku merasa asing dan sepi”



DAGRI BEM ITS

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
I'm reading: Deep..Tweet this!


kuselami jauh di relung hatiku
berjalan di labirin kebingungan
mempertanyakan kehampaan menjawab segala kerinduan
membuka kunci yang menyegel harapan
yang kudapat hanya tersesat

terpuruk dalam keadaan yang tanpa tujuan
kegelapan datang seiring dengan kegagalan
pengalaman dan kenangan seakan tak berarti
saat diliputi kebodohan

akankah hujan datang tuk menghapus mendung
mengiringi matahari memunculkan pelangi
dan saat malam menampakkan bulan
akankah bintang dan rasinya
memberitahukan rahasianya tuk membimbingku

yang kuingin hanya jalan,
jalan tuk keluar dan hadapi liku kehidupan
yang semakin membuatku hilang..

baca kelanjutannya dan kasih comment.. »»
Blogilicious de Surabaya
Add to Technorati Favorites Personal Personal Blogs - Blog Catalog Blog Directory Page Ranking Tool Subscribe with Bloglines Personal-Blog Rankings Blog Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources